Rabu, 18 Maret 2009

Pemerintahan

Musrembang Tapteng Tahun 2009

Kawasan Hinterland Sepakati Pembangunan Dikawasan Pantai Barat

Pandan, Batak Pos

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrembang) yang dilaksanakan selama dua hari mulai (18-19/3) bertempat di Hotel Bumi Asih Pandan kabupaten Tapteng, Rabu (18/3).

Musrembang ini dihadiri Bupati Tapteng Drs Tuani Lumban Tobing Msi, Wakil Bupati Tapteng Ir H MA Effendy Pohan, ketua DPRD Tapteng H Maratua Siregar, Unsur Muspida plus, anggota DPRD Tapteng, 7 kepala Bapeda Kabupaten/ kota se-kawasan Pantai Barat dan Pimpinan SKPD Pemkab Tapteng.

Tuani Lumbantobing dalam arahannya saat membuka Musrembang menjelaskan, 7 (tujuh) Kabupeten/ Kota se-Kawasan Pantai Barat telah menandatangani MoU kerjasama pada 26 Maret 2002 lalu. Dan diharapkan MoU yang telah ditandatangani tersebut, lebih diintensifkan dalam rangka mengejar ketertinggalan pembangunan di Kawasan Pantai Barat Sumatera Utara.

”Perkembangan yang cukup nyata telah dihasilkan dengan adanya konsep Tapanuli Growth yang telah diekspos di Bappenas. Saat ini konsep Tapanuli Growth telah menjadi isu nasional bahkan internasional, sehingga perlu koordinasi dan sinergitas dengan seluruh sektor pembangunan dan daerah hinterlandnya 15 Kabupaten/ Kota di Kawasan Pantai Barat Sumatera Utara, plus Kabupaten Aceh Singkil dan Kabupaten Simeule Provinsi NAD pada pengembangan Kawasan Labuhan Angin dengan luas seluruhnya 6.301 Ha dan luas area industri 2.075 Ha yang akan dijadikan sebagai Pusat Pertumbuhan Kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Tapanuli Tengah. Dan saat ini sudah ada beberapa investor yang akan menanamkan modalnya di kawasan ini,” paparnya.

Kedepan akan dibangun industri perkapalan dan kantor layanan satu atap (SIMTAP). Untuk mengatasi masalah transportasi darat yang selama ini melewati Batu Lobang direncanakan akan dibangun jalur jalan dari Rampah langsung ke Labuhan Angin Sibolga tanpa melewati Batu Lobang juga jalur jalan ke Kabupaten Aceh Singkil Prov NAD.

”Untuk saat ini Bandara FL. Tobing Pinangsori sudah dapat didarati Boeing 737, namun sejauh ini belum ada dukungan dari kementerian perhubungan untuk mengembangkan. Banyak komoditi pertanian dan perikanan seperti Ikan, Karet, Kelapa dan Kakao dari Tapteng, Nias dan kawasan sekitarnya menjadi tidak kompetitif, karena masalah transportasi yang terlalu lama dan tidak efisien, serta memerlukan waktu 8 Jam dari Nias ke Tapteng, 18 Jam dari Tapteng ke Belawan dan 21 Jam ke Dumai,” jelasnya.

Peningkatan ekspor Sumut ke Eropa Barat, Afrika Selatan, Timur Tengah, India dan ekspor-impor ke Australia merupakan potensi yang besar di Kawasan Barat Sumut dengan pembangunan Pelabuhan Kargo Oswald Siahaan di Labuhan Angin.

”Dengan teknologi satelit dan sitem informasi secara online saat ini sudah dapat mendeteksi dan memandu setiap pergerakan kapal penangkap ikan dan pergerakan kapal yang berangkat dari pelabuhan laut dan informasi komoditi yang diangkut. Dan Pemkab Tapteng mengharapkan Pemprovsu dapat memberikan dukungan yang lebih besar untuk mewujudkan konsep pembangunan Tapanuli Growth,” harapnya.

Sementara itu, H Maratua Siregar Ketua DPRD Tapteng mengharapkan perhatian dari Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Utara terutama untuk perbaikan prasana jalan yang masih dalam kondisi memprihatikan. Dan diharapkan pendanaan alokasi pembangunan jalan dapat menyentuh pembangunan khususnya jalan di pemkab Tapteng misalnya peningkatan jalan yang menuju kota Pandan.

“Adanya PP 38/2007, telah ada peraturan tentang pembangunan jalan yang menjadi porsi Nasional dan Provinsi. Pembangunan jalan di kabupaten juga menjadi kewenangan jalan provinsi. Untuk ini sudah ada rencana pengembangan jalan Kabupaten. Dan Perlu disediakan juga Deposit/ Bank Aspal yang dapat digunakan sewaktu-waktu diperlukan tanpa menunggu lama yang mengakibatkan terlambatnya penanganan kerusakan jalan dan Mantri Jalan untuk menangani adanya kerusakan jalan,” tukasnya.

Dalam arahan Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Utara Ir. H. Riadil Akhir Lubis MSi meminta, agar SKPD Kabupaten dapat menyampaikan usulan rencana pembangunan sesuai dengan sektor masing-masing untuk dibawa pada Forum SKPD Provinsi, termasuk untuk program pembangunan lintas wilayah Kabupaten dan Lintas Provinsi, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, prasarana jalan dan batas wilayah.

Sudah ada payung hukum PP 50 tahun 2007 tentang kerjasama daerah yang mengakomodir program kerjasama pembangunan antar daerah tersebut dengan terlebih dahulu melakukan MoU.

Usulan Program yang dibawa ke Musrenbang Provinsi adalah program yang menyangkut Lintas Kabupaten/Kota dan program yang berhubungan dengan Dana DAK. Untuk provinsi mendapatkan Dana DAK per tahun sebesar 43 M. (Jason Gultom)

Keterangan Foto: Bupati Tapteng, Drs Tuani Lumbantobing Msi saat memberikan cindramata kepada Bappeda Sumatera Utara dan dan kawasan Hinterland, pada pembukaan Musrembang Kab Tapteng tahun 2009. (Batak Pos/Jason Gultom)


Selasa, 17 Maret 2009

OLAHRAGA

Mencari Atlit Lewat Pekan Olahraga Tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah
Pandan, Batak Pos
Untuk mendapatkan bibit atlit yang handal dan tangguh, Pemkab Tapteng setiap tahunnya menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) dan Pekan Olahraga Pesantren. Untuk tahun ini sebanyak 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tapteng, Sumatera Utara, ikut ambil bagian dalam ajang olahraga bergengsi tingkat Kabupaten ini.
Pembukaan Porkab Tapteng tahun ini dilangsungkan di lapangan sepak bola Pandan, Selasa (17/3) yang dihadiri langsung oleh Bupati Tapteng, Drs Tuani Lumbantobing, MSi beserta dengan Ketua TP PKK Tapteng, Dina Mariana br Samosir, Wakil Bupati, Ir Effendi Pohan, Ketua DPRD Tapteng H Maratua Siregar, Muspida dan Muspida Plus serta ribuan peserta dari masing-masing kecamatan.
Ada pun jenis olahraga yang dipertandingkan dalam Porkab ini sesuai dengan laporan dari Kakanpora Pemkab Tapteng, Drs Johannes Manullang, MSi yaitu, Lomba Lari 10 km untuk putara/i, yang diikuti sebanyak 600 peserta, pertandingan Bola Volly putra/i dengan jumlah peserta 240 orang, pertandingan Pencak Silat kategori tanding 7 kelas putra/i dengan peserta 70 orang. Sedangkan untuk Porkab Pesantren, pertandingan Bola Volly Putra/i dengan peserta 133 orang, Tennis Meja dengan jumlah peserta 56 orang. Dengan demikian total jumlah peserta Porkab dan Porkab Pesantren Pemkab Tapteng 2009 ini sebanyak 1990 orang.
Tujuan dari kegiatan ini yakni, memupuk dan menjalin silaturahmi antar sesama peserta. Memilih atlit-atlit olahraga yang potensial, serta sebagai ajang seleksi dan pembinaan atlit-atlit yang berkopenten sebagai tolak ukur keberhasilan atlit di Kabupaten Tapteng mamupun di Provinsi Sumatera Utara.
“Ada pun hadian yang diberikan kepada pemenang adalah, piala bergilir dari Bupati Tapanuli Tengah, piala tetap masing-masing juara, uang pembinaan bagi juara I-III untuk pertandingan Bola Volly. Sedangkan untuk olahraga Pencak Silat dan lari 10km masing-masing juara 1-juara 10 besar,”kata Kakan Pora.
Sementara itu dalam arahannya Bupati Tapteng menegaskan, agar para atlit benar-benar memanfaatkan kesempatan ini menjadi ajang melatih diri. Demikian juga dengan para pelatih dan guru pembimbing serta Kakan Pora Tapteng agar benar-benar mencari bibit atlit yang benar-benar mampu menjadi kebanggaan Pemkab Tapteng.
“Dari sekian banyak pertandingan yang digelar Pemkab Tapteng khususnya lari 10km, belum pernah pemenangnya dari Kabupaten Tapteng, semuanya dari luar daerah Tapteng. Untuk itu saya berpesan melalui ajang ini agar benar-benar peserta melatih diri agar kelak menjadi pemenang, demikian juga dengan panitia agar selektif didalam mencari bibit atlit ini. Dan secara pribadi saya bangga dengan semangat para peserta yang mengikuti kegiatan ini, harapan saya kedepan, Kantor Pemuda Olahraga dapat menggelar kegiatan yang lebih besar lagi,”katanya.
Pada kesempatan itu juga, Pimpinan Bank Sumut Sibolga Saidi SE yang didampingi Pimpinan Cabang Pembantu Bank Sumut Pandan, Hotlan Gultom menyampaikan, Bank Sumut akan memberikan hadiah tambahan berupa tabanas bagi para pemenang dari setiap pertandingan. “Kami dari Bank Sumut Sibolga dan Pandan selaku bank daerah turut berpartisipasi memberikan semangat bagi para peserta khususnya adik-adik pelajar agar lebih bersemangat lagi, yaitu berupa tabungan tabanas, karena Bank Sumut adalah milik kita semua,”katanya. (Jason Gultom)
Keterangan Foto
Bupati Tapteng, Drs Tuani Lumbantobing, MSi didampingi Wakil Bupati Ir H Effendi Pohan, Ketua DPRD Tapteng dan Muspida Plus sewaktu memukul gong pertanda Porkab Kabupaten dan Porkab Pesantren dimulai, Selasa (17/3) di lapangan sepak bola Panda. (Batak Pos/Jason Gultom)

Religius

Warga Aek Tolang Pandan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Ditandai Pengumupuan Infak Pembangunan Mesjid Nurul Istiqomah
Pandan, Batak Pos
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1430H) yang diselenggarakan masyarakat Lorong II Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Pandan ditandai dengan pengumpulan infak pembangunan Mesjid Nurul Istiqomah Kelurahan Aek Tolang, Selasa (17/3). Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri langsung oleh Bupati Tapteng, Drs Tuani Lumbantobing, MSi beserta dengan Ketua TP PKK Tapteng Ny Tuani Lumbantobing Br Samosir, Wakil Bupati Tapteng, Ir H Effen Pohan, MSi, Ketua DPRD Tapteng, H Maratua Siregar, dan sejumlah Caleg Kabupaten Tapteng dan Caleg DPR-RI, Jhony Buyung Saragih.
Pada kesempatan itu, Panitia Maulid Nabi menyampaikan permohonan mereka untuk pembangunan Mesjid Nurul Istiqomah yang membutuhkan dana sebanyak Rp 87.500.000. Dengan spontanitas Bupati Tapteng memimpin proses pengumpulan infak yang dananya bersumber dari para Caleg Kabupaten, Caleg DPR-RI serta dari Bupati dan Ketua TP PKK Tapteng serta pengajian PKK. Saat itu juga terkumpul dana sekitar Rp38 juta, dengan perincian, bantuan dari para caleg sekitar Rp18juta, dari Bupati Tapteng Rp12juta dari Ketua TP PKK Tapteng Rp2juta dan dari Pengajian PKK Tapteng Rp1,6juta ditambah dengan infaq dari undangan yang hadir.
Panitia pelaksana Maulid dan pembangunan Mesjud mengucapkan terimakasih atas bantuan dan partisipasi dari para undangan dan juga para Caleg yang turut menyisihkan hartanya. “Harapan kami semoga apa yang bapak ibu dambakan dikabulkan oleh Allah SWT,’kata Panitia.
Dalam arahannya Bupati Tapteng mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Pandan agar semakin berbenah diri, sekaitan dengan pengoperasian terminal baru Pandan. “Kawasan kita ini menjadi kawasan lintas, dan cerminan penampilan masyarakat Pandan adalah cerminan masyarakat Tapteng. Untuk itu mari kita berbenah diri mulai dari kebersihan lingkungan, kebersihan diri, serta penampilan kita. Selai itu yang paling utama, mari kita tetap menjaga kekondusifan Kabupaten kita ini, jangan mau terpropokasi dengan isu dan hasutan orang-orang yang tidak mau bertangungjawan yang ingin memecah belah kebersamaan masyaraka Tapteng yang sudah terjalin rukun selama ini,”kata Tuani.
Sementara itu dalam Tausiah Al-Ustadz Drs H Ngadiman KS yang juga Ketua MUI Tapteng mengajak seluruh umat Muslim agar memaknai hari kelahiran Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
Sebagai ungkapan rasa bangga masyarakat Aek Tolang atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati serta Ketau DPRD Tapteng, para tokoh masyarakat memberikan cendra mata berupa ulos kepada Bupati dan rombongan. Acara ini pun berlangsung denga khusuk dan khidmat. (Jason Gultom)
Keterangan Foto:Tokoh masyarakat Aek Tolang saat memberikan ulos kepada Bupati Tapteng dan Istri, Wakil Bupati Tapteng, Ketua DPRD Tapteng, H Maratua Siregar. (Batak Pos/Jason Gultom)

Senin, 16 Maret 2009

Pesta Demokrasi

Dana Kampanye Patriot dan Pakar Pangan Hanya Rp 50.000
Tapteng, Batak Pos
Seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) telah menyerahkan rekening khusus dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat. “Dari seluruh laporan rekening dana kampanye Parpol, yang tertinggi sebanyak Rp 101.000.000 dan terendah Rp 50.000,” ungkap Ketua KPUD Tapteng Kabul Lumbantobing, kepada sejumlah wartawan, Senin (16/3) di pandan.
Dijelaskan, dana kampanye yang paling tinggi adalah Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) sebanyak Rp 101.000.000, disusul Partai Nasional Indonesia Marhaenisme Rp 10.000.000, lalu Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Rp 7.192.000, Partai Bulan Bintang (PBB) Rp 6.000.000, dan posisi kelima Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rp 5.911.867.
Sedangkan rekening terendah sebanyak Rp 50.000 di antaranya, Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) dan Partai Patriot. “Selebihnya, ada yang Rp 100.000, Rp 150.000 hingga Rp 5 juta,” ujar Kabul sembari mengatakan, kendati demikian, hal itu dinilai sudah memenuhi syarat untuk ikut serta dalam pelaksanaan Pemilu 2009 ini, sesuai dengan peraturan yang ada.
Jadwal Kampanye
Dari 34 jumlah parpol di Tapteng, hanya 7 parpol peserta pemilu yang akan menggelar kampanye rapat umum di lapangan terbuka, sejak 16 Maret hingga 5 April mendatang dan sudah ditentukan jadwalnya.
“Pada masa kampanye, setiap parpol diberi kesempatan dua putaran melaksanakan kampanye di dua zona yang telah ditetapkan, yakni Zona A terdiri dari Dapil 1 dan 2, sementara Zona B terdiri dari Dapil 3 dan 4,” jelas anggota KPUD Tapteng, Maruli Firman Lubis dari Divisi Hukum, Pengawas, Hubungan Masyarakat, Data Informasi, dan Hubungan Antar Lembaga menjawab wartawan, Senin (16/3) di ruang kerjanya.
Ketujuh parpol itu di antaranya, Partai Peduli Rakyat Nasional, di Zona A (17/3) di Lapangan Bola Sipogu, Kecamatan Pinangsori, di Zona B (28/3) di Lapangan Bola Sipeapea, Kecamatan Sorkam Barat. Kemudian, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Zona A (20/3) di Lapangan Bola Suka Ramai Sibabangun, dan di Zona B (31/3) di lapangan Bola Merdeka Barus.
Selanjutnya, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Zona A (19/3) di Pantai Indah Kalangan, dan di Zona B (29/3) di Lapangan Bola Merdeka Barus, Partai Pemuda Indonesia (PPI) di Zona A (2/4) di Lapangan Bola Sipogu, Kelurahan Pinangsori, di Zona B (22/3) di Lapangan Bola Merdeka Barus.
Sedangkan, Partai Republik Nusantara hanya di Zona B (27/3) di Kecamatan Tapian Nauli II, di samping Pasar Onan Poriaha, Partai Golongan Karya (Golkar) di Zona A (27/3) di Lapangan Bola Sipogu, Kecamatan Pinangsori dan Partai Demokrat (PD) di Zona A (28/3) di Pantai Indah Kalangan, dan di Zona B (21/3) di Lapangan Bola Sipeapea, Kecamatan Sorkam Barat.
Sementara itu, seluruh parpol peserta Pemilu 2009 di Kota Sibolga, dijadwalkan akan melaksanakan dua putaran kampanye di dua zona di antaranya, zona A untuk dapil 2 terdiri dari, kecamatan Sibolga Sambas dan Sibolga Selatan, dan zona B untuk dapil 1 meliputi kecamatan Sibolga Kota dan Sibolga Utara, sejak tanggal 17 Maret hingga 5 April mendatang. (Jason Gultom)

Sabtu, 14 Maret 2009

Pendidikan


36 Mahasiswa AKPER Tapteng di Capping Day

Bupati: Lulusan Akper Harus Mampu Go International

Pandan, Batak Pos

Lulusan Akademi Perawat (Akper) Pemkab Tapteng harus mampu go international. Itulah pesan Bupati Tapteng, Drs Tuani Lumbantobing, MSi saat menghadiri acara pemasangan cup (Capping Day) mahasiswa/i Akper Pemkab Tapteng yang dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Tapteng, Sabtu (14/3).

Menurut Tuani, dikalangan Internasional yang dikenal itu adalah Perawat, bukan bidan, makanya banggalah saudara menjadi seorang perawat yang namanya sudah dikenal dikalangan Internasional. “Tujuan Pemkab Tapteng membangun Akper ini untuk mencetak tenaga perawat yang handal dan siap go internasional. Setuju atau tidak, anda harus mau saya ‘jual’ sebagai tenaga medis dikanca Internasional. Jadi jangan pernah anda berharap sesudah tamat dari Akper Tapteng ini untuk bekerja di dalam negeri, melainkan harus go internasional. Untuk itu bagi para dosen dan direktur Akper agar benar-benar mendidik anak-anak kita. Dan salah satu persyaratan agar mampu go internasional adalah harus mampu menguasai Bahasa Inggris dan ilmu komputer,”kata Bupati.

Sementar itu Direktur Akper Tapteng, Dr Dimpos Sibuea dalam laporan akademiknya menjelaskan, Akper Pemkab Tapteng sudah memiliki dua angkatan mahasiswa yaitu angkatan pertama dan angkatan kedua. Dan yang melaksanakan capping day hari ini adalah mahasiswa angkatan kedua dengan jumlah 36 orang.

“Kita bersyukur dengan kemampuan dari seluruh siswa Akper kita ini karena mampu untuk melanjutkan perkuliahan sesuai dengan nilai standart dari Depkes. Dimana nilai terendah yang mampu melanjutkan perkuliahan sesuai dengan standar dari Depkes adalah 1,8 sedangkan nilai terendah mahasiswa kita saat ini 2,12. Ini adalah prestasi buat Akper Pemkab Tapteng,”kata Dimpos.

Pada kesempatan itu juga Ia mengumumkan 10 besar siswa berprestasi dan tiga diantaranya dengan Indeks Prestasi tertinggi yaitu, Sri Wahyuni Lubis dengan IP 3,82, Freslin Sinaga 3,43 dan Matha Simanjuntak 3,38. “Untuk mampu menunjang prestasi para siswa ini, kami berharap agar pak Bupati menambah jumlah dosen untuk tahun ajaran 2008-2009 yaitu dosen DIV Kebidanan dan S1 keperawatan, serta persiapan untuk memasuki gedung Akper yang baru,”katanya.

Acara capping day ini turut dihadiri Kadis Kesehatan Tapteng yang diwakili sekretarisnya Dr Masdiana MARS, Wakil Ketua DPRD Tapteng H Jamaluddin Pohan, serta dinas jawatan Pemkab Tapteng. Menurut Masdiana perhatian dari Bupati Tapteng dibidang kesehatan cukup luar biasa, hal itu ditandai dengan dibenahinya sarana dan prasarana kesehtan di masing-masing Kecamatan, seperti pembangunan Puskesma, dan juga memperlengkapi alat-alat medis di RSU Pandan. “Banggalah adik-adik mahasiswa bisa kuliah di Akper Tapteng ini, karena pak Bupati sudah mempersiapkan anda untuk menjadi tenaga medis yang handal dan profesional,”katanya. (Jason Gultom)

Keterangan Foto:

Bupati Tapteng Drs Tuani Lumbantobing saat memasangkan Cup Bagi siswa AKPER Angkata ke II di Aula Kantor Bupati, Sabtu (14/3). (Batak Pos/Jason Gultom)


PERISTIWA

Barak dan Mess PLTU Labuan Angin Terbakar
Tapteng, Batak Pos
Sejumlah barak dan mess milik kontraktor di area proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan Angin di Desa Poriaha Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ludes dilalap si jago merah, Sabtu (14/3) sore sekitar pukul 15.30 Wib.
Sejumlah informasi yang diperoleh menyebutkan, tidak ada korban jiwa akibat amukan api yang melalap habis seluruh mess dan barak termasuk kantin yang terbuat dari kepingan papan tripleks dan broti yang selama ini digunakan sebagai tempat tinggal karyawan salah satu perusahaan tersebut, sementara kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala proyek PLTU Labuhan Angin, Aji Sutrisno yang dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya membenarkan, barak dan mess berikut kantin di area PLTU tersebut hangus terbakar, namun kejadian itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap aktifitas PLTU Labuan Angin.
“Kegiatan PLTU hingga saat ini belum ada kendala, walaupun masih dalam tahapan pengetesan oleh pihak rekanan. Berdasarkan laporan dari anggota kita yang bertugas di sana, peristiwa kebakaran tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB dan api berhasil di padamkan pada sekitar pukul 16.15 WIB, tapi tidak ada korban jiwa dan tidak mempengaruhi aktifitas PLTU,” sebut Aji seraya menambahkan, tidak ada kantor yang terbakar dalam peristiwa itu.
Dari kejauhan terlihat jelas, amukan api yang berkobar-kobar disertai kepulan asap yang membubung tinggi ke angkasa, dan sempat menarik perhatian dan menjadi tontonan masyarakat di sekitar lokasi PLTU, bahkan terlihat hingga ke Kota Sibolga yang berjarak puluhan kilo meter.
Informasi lainnya menyebutkan, area proyek tersebut saat ini sedang dilakukan pembersihan, mengingat kegiatan pengerjaan proyek PLTU Labuan Angin berkapasitas 2 x 115 MW itu telah rampung dan segera beroperasi secara komersil pada tahun 2009 ini, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk peresmian yang rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setelah penyelenggaraan Pemilu Legislatif (Pileg) mendatang. (Jason Gultom)
Keterangan Foto:
Mes dan barak milik kontraktor di Areal PLTU Labuhan Angin saat terbakar, sementara dari Kota Sibolga Tampak jelas kebulan asap akibat kebakaran tersebut (Batak Pos/Jason Gultom)